Benarkah Pancasila Lahir 1 Juni ? Ataukah Lahir 18 Agustus ? Bagaimana Menurut Anda

Legowo dan Bijaksana nya para Founding Fathers Indonesia membentuk dan merumuskan Negara Ini. Berbagai polemik berhasil diselesaikan dengan bijaksana.

Kalau saya tarik pertanyaannya Benarkah Bangsa ini merdeka pada 17 Agustus 1945? Ataukah Bangsa ini Merdeka saat ada seseorang dari bangsa ini yang sudah mengeluarkan kata Merdeka?

Tentunya Bangsa ini lahir atau merdeka salah satunya karena adanya ketetapan yang telah di sahkan secara bersama-sama dan memilik kekuatan hukum tetap.

Bila di tarik ke wacana hari lahir Pancasila, adalah benar bahwa Presiden Sukarno mengumumkan gagasan pada saat berpidato di depan BPUPKI 1 Juni 1945, tetapi rumusan sila nya tidak seperti yang ada saat ini. Dalam perjalanannya yang dinamis terdapat usulan usulan yang tidak bisa dihilangkan dari sejarah.

Bahkan pada 22 Juni 1945 berhasil di rumuskan Piagam Jakarta yang isinya sama persis dengan Pancasila saat ini. Hanya berbeda sila pertama dimana isinya “Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya” yang dalam perjalanannya berubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”

Ke 5 sila tersebutlah akhirnya disahkan saat PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) menetapkan konsitusi Negara pada 18 Agustus 1945.

Jadi, hari lahir Pancasila 1 Juni atau 18 Agustus??

Tapi nggak perlu di perdebatkan lebih panjang, saat ini sudah ditetapkan Hari lahir Pancasila 1 Juni. Selama penetapan hari lahir ini tidak berimplikasi suatu hari nanti menjadi merubah isi ataupun esensi dari sila-sila nya, kita harus legowo sebagaimana saat sila satu piagam jakarta berubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sekiranya penyelenggara negara ini juga bisa bersikap bijaksana. Belum lama kita di ramaikan dengan Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Dikutip dari berbagai sumber termasuk video yang beredar di Youtube dari Anggota DPR Fraksi PKS yang mempertanyakan isi pertanyaan TWK yang membenturkan antara Agama dan Pancasila. Tentu kejadian ini sangat disayangkan karena boleh jadi akan berimplikasi terhadap masa depan ber bangsa.

Semoga Pemerintah yang diwakili oleh BKN (Badan Kepegawaian Negara) dapat dengan segera merevisi isi TWK bagi para ASN atau calon ASN yang sesuai dengan nilai-nilai Pancasila dan Konstitusi Negara Kesatuan Indonesia (NKRI).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *